malam larut berbisik mengajakku terjaga melihat rembulan. Dingin hati menusuk kalbu menari diantara gundah. Kugenggam mataku menerawang masa yang hilang. Apa yang kurasakan ? Hati memang menuju sang peraduan. Kuhentikankan selangkah harapan yang merangkak. Kutatap cinta membuatnya tersenyum. malam membalutku dengan hangat meneriakkan satu peristiwa. Bidadari telah menghampiri sang penunggu cinta. 1000 tahun tersenyum menyambut lambaian hati.