Kau pergi tinggalkan aku sendiri. Walaupun kau akan kembali. Ku termenung mencari sesuatu yang hilang. Kau tinggalkan sebuah kenangan hati yang indah. Ku gelisah melihat sang malam. Ku cari gambarmu di pelupuk mata yang tak ingin terpejam. Rasa gelisah menginginkan kau masih disamping tidurku yang membuat dunia terasa nyaman.Ku resah terhanyut dalam buaian kerindungan. Pengharapan [...]
Arsip untuk ‘Pecinta’ Kategori
Keraguan
Diposkan dalam Pecinta pada April 6, 2007 | 1 Komentar »
Cinta Tak Harus Memiliki
Diposkan dalam Pecinta pada April 6, 2007 | 1 Komentar »
Ku bersimpuh dihadapan sang cinta. Menginginkan diri menjadi seutuhnya bersatu. Namun tebing selalu terjal didaki. Keinginan tak selalu ku dapati. Ku paksa hati jalani semua ini. Namun takdir membuat ku berjalan tak pasti. Dipersimpangan hari ku hampiri. Sebuah hati menangis membuatku lupa diri. Ku raih bayang mu hanya gelap semu yang kudapati. Ku berpegang diantara [...]
Penungguan Yang Berakhir
Diposkan dalam Pecinta pada April 6, 2007 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kupapah hatiku meyakinkan suatu alasan. Bernyanyi mencari sesuatu yang hilang. Kutegarkan jalan menuju persimpangan. Tak mengerti kulangkahkan kaki menanti sebuah harapan. Melihat sang rembulan cahayanya pudar. Melihat sang malam dingin pekat merasuk hati. Gelisah ku menanti pujaan kalbu. Membangunkan satu ilusi kenyataan duniawi. Namun apa yang harus ku cari? Kau telah terbang bersama mimpi. Ku [...]
Kepergianmu Tak mungkin Terlupakan
Diposkan dalam Pecinta pada Maret 9, 2007 | 1 Komentar »
Hari demi hari terlewati dengan satu kata yang mengunci semua nadi. Ku terhempas ke dalam lautan hati. Merangkul bintang menggapai sang rembulan. Termenung sendiri mengingat kenangan yang terlalu manis menyampaikan keinginan tuk kembali. Namun badai menghempaskan naluri. Ku meraung mengangkat beban seorang diri. Tak pasti langkahku menembus waktu . Merajut masa mengenang keindahan dan kehilangan. [...]
Cinta
Diposkan dalam Pecinta pada Maret 7, 2007 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Bertanya kepada angin berjalan menyusuri lembah percintaan. Semua ku pertaruhkan beralas hati dan keinginan. Masa pencarian telah tiba. Kuhentikan langkahku dipersimpangan arah yang membuatku tenang akan kebahagiaan. Malam telah datang menghampiri peraduan. Ku pejamkan mata membayangkan gambaran sempurna. Wahai cinta kau sungguh anugrah. Membuat insan di dunia terhempas olehnya. Tak ada lukisan yang termegah hanya [...]
Terbelenggu
Diposkan dalam Pecinta pada Maret 7, 2007 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kau cantik membelenggu asa ku yang hilang. Gerakanmu membuatku gila akan pertaruhan kehidupan. Mungkin tak semua mimpi jadi kenyataan. Kenyataan beralih menginginkan aku terjun ke dalam kalbunya. Ku sobek-sobek tiang rintangan di arahku berjalan. Kutantang keadaan yang melibatkan ku ke suatu pertandingan. Wah…kuterlalu menginginkannya dan keterbuai dalam cengkraman sang dewi . Ku tak dapat melerai [...]
Perjalanan
Diposkan dalam Pecinta pada Maret 7, 2007 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Napas mu menghias aroma tubuh yang terbungkus kain kehidupan. Mencari jati diri melepaskan ikatan. Kegagalan hidup seperti tulisan dongeng senja. Keinginan bersatu hanya sebatas impian. Mungkinkah semua berjalan seperti roda kehidupan yang telah disembunyikan? Ku hanya diam menerima alur hidup yang mengalir seperti rajutan bunda menjadikanku seorang yang mengerti akan sebuah keadaaan.
Kejujuran dan Ketegasan
Diposkan dalam Pecinta pada Maret 7, 2007 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Jujur itu susah karena memaparkan berbagai kendala dalam logika. Tapi jujur itu obat bagi sang pencinta yang mengharapkan kebahagiaan. Tanpa jujur mereka tak terpuaskan. Ada ganjalan seonggok asa merengkut jiwa. Jujur itu sakit dan obat bagi seseorang yang terbelenggu perasaan. Tetap jujur biarpun itu melemparkan kamu kedalam kehilangan. Tapi itu merupakan ketegasan yang membuat kita [...]
Ku tinggalkan
Diposkan dalam Pecinta pada Maret 7, 2007 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Cinta bagaikan air. Mengalir mencari tempat peraduan. Ku tinggalkan kau sosok dewi. Sosok istimewa dan angkuh yang mengharapkan sebagian diriku bersamamu. Sang Ego memaksaku berjalan meninggalkan kenangan. Hati tak kuasa mengharapkan dirimu. Kau Sosok hakiki yang diharapkan oleh semua insan pecinta . NamunKu hanya dapat mengkikis hati yang sudah membusuk diantara kepingan materi. Kutinggalkan semua [...]
Berpindah Ke lain Hati
Diposkan dalam Pecinta pada Maret 7, 2007 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Berpindah Ke lain Hati Hati adalah hal suci yang pernah terdapat di diri manusia yang peka akan keberadaannya di alam sang pencipta. Aku tak habis pikir mengapa manusia memiliki hati tapi tak berpunya perasaan yang hakiki. Ada suatu cerita seorang pria ataupun wanita berpindah kelain hati?? Apakah hati dengan begitu mudah mencari pengganti ? jawaban [...]